Tidak sedikit dari mereka yang menjadikan perpisahan
tujuan akhir dari perjuangan mereka. Bukan saling menciptakan saling
kepercayaan dalam hubungan melainkan menjalankan hidup bagai sketsa novel yang
sudah diatur alur cerita, letak konflik, titik klimaks konflik dan akhir dari
novel tersebut. Dan sudah piawai melakoni perannya masing masing
Manusiawi ngucapin kata kata cinta diawal-awal pendekatan, mengucapkan janji-janji manis yang [lagak] pasti, rencanain panggilan-panggilan sayang kelak sudah saling memiliki, mencari-cari[lagi] karna alasan jenuh atau bosan dan menggali masalah demi masalah ditengah-tengah jalannya hubungan, dan akhirnya kata “putus,pisah,gakcocok” yang memeluk kita didepan dengan erat.
awalnya memang kita rasa kalo kali [ini] yang benar-benar akhir dari pencarian kita. Tapi siapa tau jika waktu menjawab tidak, atau memang tidak ada keseriusan, nganggap hidup mainan kibulan semata. Yaa kan manusiawi bukan malaikatwi. Tapi ada kan manusia yang bisa serius menjalin hubungan. Iya ini manusia yang sudah lelah dengan pencarian. Jadi jangan anggap pacar kamu sekarang serius sama kamu. Siapa tau dia …
Manusiawi ngucapin kata kata cinta diawal-awal pendekatan, mengucapkan janji-janji manis yang [lagak] pasti, rencanain panggilan-panggilan sayang kelak sudah saling memiliki, mencari-cari[lagi] karna alasan jenuh atau bosan dan menggali masalah demi masalah ditengah-tengah jalannya hubungan, dan akhirnya kata “putus,pisah,gakcocok” yang memeluk kita didepan dengan erat.
awalnya memang kita rasa kalo kali [ini] yang benar-benar akhir dari pencarian kita. Tapi siapa tau jika waktu menjawab tidak, atau memang tidak ada keseriusan, nganggap hidup mainan kibulan semata. Yaa kan manusiawi bukan malaikatwi. Tapi ada kan manusia yang bisa serius menjalin hubungan. Iya ini manusia yang sudah lelah dengan pencarian. Jadi jangan anggap pacar kamu sekarang serius sama kamu. Siapa tau dia …
Tidak ada komentar:
Posting Komentar